Kamis, 11 Sya'ban 1434 / 20 Juni 2013
find us on : 
  Login |  Register

Verhagen: Europe can learn from Indonesia

Friday, 07 September 2012, 20:10 WIB
Komentar : 0
Antara/Sigid Kurniawan
A man works in a home industry producing pies in Yogyakarta. Indonesian economy bounces back after crisis in 1998 with small enterprises bloom and contribute to the country’s economic growth. (illustration)
A man works in a home industry producing pies in Yogyakarta. Indonesian economy bounces back after crisis in 1998 with small enterprises bloom and contribute to the country’s economic growth. (illustration)

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON - Dutch Deputy Prime Minister Maxime Verhagen said that Europe amid suffering financial crisis, could learn how Indonesia bouncing back from crisis. Inflicted by crisis in 1998 with the ratio of debt in around 400 percent from Gross Domestic Product (GDP), Indonesia could press it until 25 percent from GDP within only 10 years. Indonesia even can maintain its economic growth in 6.2 percent per year.

Verhagen said on Diplomatic Reception of 67th of Indonesian Independence in Netherlands that bilateral cooperation in water management must be enhanced. He also welcomed the development of democracy and human rights in Indonesia.

He explained that Rotterdam Port and Schiphol Airport remained to be the gate for Indonesian commodity to Europe. Indonesia currently becomes the third biggest partner in Asia after China and India to Netherlands.

 

 

Reporter : Satya Festiani
Redaktur : Yeyen Rostiyani
Sumber : Antara
362 reads
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka."((Hujuraat 49:11) )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Gerakan Dakwah Islam di Negeri Sombrero
MEXICO CITY--Populasi Muslim Meksiko terbilang paling sedikit diantara negara latin lainnya. Namun, semangat berislam Muslim Meksiko begitu luar biasa. Sejak pertengah...
Content x