Kamis, 11 Sya'ban 1434 / 20 Juni 2013
find us on : 
  Login |  Register

Indonesia and Australia to tackle people smuggling

Wednesday, 18 July 2012, 00:32 WIB
Komentar : 0
Republika/Adhi Wicaksono
Australian Foreign Minister Bob Carr (left) and Indonesian Foreign Minister, Marty Natalegawa, talk to media person in Jakarta, on Monday.
Australian Foreign Minister Bob Carr (left) and Indonesian Foreign Minister, Marty Natalegawa, talk to media person in Jakarta, on Monday.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Indonesian Foreign Minister Marty Natalegawa and his Australian counterpart Bob Carr agreed on Monday to tackle people smuggling. Marty said bilateral relationship such as maritime cooperation and the releasing of Indonesian minors in Australia was the focus of the talks.

Indonesia hopes the Indonesian minors will be released soon. But, Indonesia and Australia have different number of underage Indonesians in Australian detention. "We have a different version," Marty said.

Those minors are the victims of people smuggling syndicate. Most of them are the crew of asylum-seeker boat. They were captured and imprisoned for illegally entering Australia.

Carr also discussed with the Chairman of Commission I in House of Representatives, Mahfudz Siddiq. They talked on Papua issue and US military deployment in Australia. Carr concerned that the deployment could disrupt Indonesia, Siddiq said. But Carr ensured that the cooperation with US military was focused on exercise and disaster management.

 

 

 

 

Reporter : Devi Anggraini Oktavika/Satya Festiani/Aghia Khumaesi
Redaktur : Yeyen Rostiyani
932 reads
Barangsiapa tidak meninggalkan kata-kata dusta dan perbuatan dusta maka Allah tidak butuh ia meninggalkan makan dan minumnya ((HR Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Gerakan Dakwah Islam di Negeri Sombrero
MEXICO CITY--Populasi Muslim Meksiko terbilang paling sedikit diantara negara latin lainnya. Namun, semangat berislam Muslim Meksiko begitu luar biasa. Sejak pertengah...
Content x