Rabu, 9 Sya'ban 1439 / 25 April 2018

Rabu, 9 Sya'ban 1439 / 25 April 2018

INDEX BERITA

Ateisme di Dunia Arab (II)

Selasa, 19 Sep 2017 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Muhamad Ali dengan mengutip sumber-sumber Arab, ateisme biasa dikategorikan sebagai ilhâd, zindiq, lâ dîniyyah, dahriyyah, kufr, irtidâd, dan sebagainya. Untuk masa kontemparer muncul ungkapan al-mulhidûn al-judûd (kaum atieis...

Ateisme di Dunia Arab (1)

Selasa, 12 Sep 2017 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Jika di belahan bumi Barat, fenomena ateisme itu bukan sesuatu yang asing. Bisa dicari akarnya pada zaman Yunani kuno. Untuk keperluan tulisan ini kita merujuk saja kepada era...

Semangat Berkorban Tahun 1438 di Desa Nogotirto

Selasa, 05 Sep 2017 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Luas Desa Nogotirto dalam wilayah Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, hanyalah 3,49 km2 dengan jumlah penduduk 14.916. Kepadatan penduduknya adalah 4.274 jiwa/km. Jumlah tempat ibadah: masjid 20, gereja...

Alquran, untuk Tuhan atau untuk Manusia?

Selasa, 29 Agu 2017 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Jika Alquran ditanya: “Engkau untuk kepentingan Tuhan atau untuk kepentingan manusia?” Jawabannya tuntas dan langsung: “Aku datang dari Tuhan untuk kepentingan manusia!” (Lih. s. al-Baqarah: 2 dan 185)....

Sopir Taksi Tentang Politisi

Selasa, 22 Agu 2017 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Namanya Taufik, kelahiran Semarang tahun 1967. Ayahnya pensiunan Pertamina. Rampung kuliah di Fakultas Tehnik Sipil UII (Universitas Islam Indonesia) Yogyakarta pada 1995, setelah 10 tahun betah kuliah di...

Republika dan Bung Hatta

Selasa, 15 Agu 2017 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Sebagai seorang pengagum Bung Hatta sejak puluhan tahun yang lalu, sudah pasti saya amat gembira dengan harian Republika terbitan 10 Agustus 2017, yang telah mengupas dan menyoroti sosok...

Desa Tenggulun, Terorisme, dan BNPT (III)

Selasa, 08 Agu 2017 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Ada pribasa Minang tentang tali atau benang: “Indak guno dirantang panjang, elok dikumpa naknyo singkek” (Tidak berguna direntang panjang, elok dikumpar (digulung) supaya pendek). Jika kata hati diperturutkan,...

Desa Tenggulun, Terorisme, dan BNPT (II)

Selasa, 01 Agu 2017 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Jarak antara Ibu Kota kabupaten Lamongan dengan Desa Tenggulun sekitar 36 km. Sebagian ruas jalannya sempit, dengan mobil kawal polisi memerlukan satu jam baru sampai di desa penting...

Desa Tenggulun, Terorisme, dan BNPT (I)

Selasa, 25 Jul 2017 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Desa Tenggulun “adalah epicentrum (pusat utama) terorisme di Indonesia,” ujar Komjen Suhardi Alius, kepala BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) dalam sambutannya saat “Peresmian Penggunaan Sarana Ibadah Di Kompleks...

PKI dan Kuburan Sejarah (2)

Selasa, 18 Jul 2017 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Kesetiaan PKI memang bukan kepada bangsa dan negaranya sendiri, tetapi kepada Moskow, kemudian belakangan kepada Beijing. Kecuali Tan Malaka yang tidak pernah menanggalkan nasionalismenya serta tidak anti Islam,...

PKI dan Kuburan Sejarah (I)

Selasa, 11 Jul 2017 11:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Di awal malam pada 23 Mei 2017, Dubes RI di Moskow, Bung Wahid Supriadi,  mengontak saya via telepon. Sambil mengenalkan diri, Dubes juga mengundang saya untuk berkunjung ke...

Posisi Takwa Itu Mahal

Selasa, 04 Jul 2017 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Bulan September 2008 di ruang ini saya telah menulis tentang masalah posisi takwa di bawah judul serupa. Saat itu saya telah melakukan puasa Ramadhan sekitar 66 kali pada...

Nasionalisme Ekonomi dan Kemerdekaan Bangsa

Selasa, 20 Jun 2017 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Jauh sebelum Indonesia merdeka hampir 72 tahun yang lalu, para pendiri bangsa sudah berbicara tentang dua kekuatan nasional kembar yang tidak bisa dipisahkan: nasionalisme politik dan nasionalisme ekonomi....

Persatuan Atau Persatean Nasional (V-habis)

Selasa, 13 Jun 2017 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Bung Karno dan Bung Hatta sebelumnya selama delapan tahun (1934-1942) diasingkan penguasa kolonial ke tempat yang berbeda: Bung Karno ke Endeh, Bengkulu, dan Padang, sedangkan Bung Hatta bersama...

Persatuan atau Persatean Nasional (IV)

Selasa, 06 Jun 2017 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Bung Hatta baru bertemu pertama kali dengan Bung Karno di Bandung tahun 1932 setelah keluar dari penjara Sukamiskin. Sejak itu dua tokoh nasionalis yang berbeda karakter ini sering...

Persatuan atau Persatean Nasional? (III)

Selasa, 30 Mei 2017 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Bung Karno menyadari bahwa untuk mencerahkan mental rakyat jajahan, cara yang terbaik adalah melalui pendidikan yang dilakukan PNI, sekalipun selama ini dalam kenyataannya agitasi politik lebih menonjol. Bung...

Persatuan atau Persatean Nasional? (II)

Selasa, 23 Mei 2017 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Bung Karno lalu mengutip pendapat Clive Day berikut ini: “Devide et impera” itulah peribahasa asli yang dituruti apabila berhubungan dengan kerajaan-kerajaan anak negeri dan itulah asas yang dipakai...

Persatuan atau Pesatean Nasional? (I)

Selasa, 16 Mei 2017 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Sekitar tahun 1921, ketika pertengkaran keras antara CSI (Centraal Sarekat Islam) dan PKH (Partai Komunis Hindia), Tan Malaka (2 Juni 1897-21 Feb 1949), seorang tokoh Marxisme legendaris yang...

Bersikap Adil dan Meredam Kebencian (Hamka tentang surah al-Maidah ayat 8)

Selasa, 09 Mei 2017 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Abad medsos (media sosial) adalah abad yang sarat dengan kegaduhan dan huru-hara, di samping banyak pula sisi positifnya jika digunakan oleh manusia beradab dan lapang dada. Di tangan...

Deklarasi PTKIN di UIN Ar Raniry 2017 (Lonceng Tanda Bahaya)

Selasa, 02 Mei 2017 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Sebanyak 50 pimpinan Perguruan Tinggi keagamaan Islam Negeri (PTKIN) pada 26 April 2017 di kampus UIN Ar Raniry, Banda Aceh, telah membuat sebuah deklarasi yang berani dan tepat waktu...

Malala: Oase di Bumi Muslim yang Tandus (VII-habis)

Selasa, 25 Apr 2017 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Kontroversi tentang Malala ini demikian seru di Pakistan: sikap pro-kontra sia-sia yang menguras energi. Penilaian yang lebih bersifat teoretik diberikan oleh penulis perempuan Pakistan Afiya Sheherbano Zia pada...

Malala: Oase di Bumi Muslim yang Tandus (VI)

Selasa, 18 Apr 2017 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Pro-kontra terhadap Malala belum juga usai. Ada sinisme yang mengatakan bahwa Malala tak berhak menerima Hadiah Nobel itu, sebab toh banyak juga anak lain yang tertembak di Pakistan,...

Malala: Oase di Bumi Muslim yang Tandus (V)

Selasa, 11 Apr 2017 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,Kebetulan sebelum seri lanjutan ini dikirim, Dr Ahmad Muttaqin Alim dari Pusat Penanggulangan Bencana PP Muhammadiyah menghadiahi saya autobiografi Malala yang ditulis bersama Christina Lamb, I am Malala (New...

Malala: Oase di Bumi Muslim yang Tandus (IV)

Selasa, 04 Apr 2017 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Masih terkait dengan pidato Malala di Oslo, dilanjutkan pada bagian akhir tentang fenomena terbelahnya komunitas Muslim Pakistan dalam menyikapi pandangan-pandangan radikal bocah ini. Demikian mutlaknya pendidikan bagi anak...

Malala: Oase di Bumi Muslim yang Tandus (III)

Selasa, 21 Mar 2017 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Sebelum menurunkan bagian-bagian dari isi Pidato Nobel Malala, ada baiknya ditambahkan sedikit keterangan tentang Lembah Swat, bumi tempat kelahirannya di sebelah barat daya Pakistan. Kawasan pegunungan ini dulunya...

Malala: Oase di Bumi yang Tandus (II)

Selasa, 14 Mar 2017 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Di samping oase, Malala adalah juga seorang petarung sejati untuk kepentingan pendidikan anak usia sekolah yang banyak terlantar di berbagai belahan bumi. Bahkan fenomena pekerja anak-anak dengan upah...

Malala: Oase di Bumi Muslim yang Tandus (I)

Selasa, 07 Mar 2017 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Empat tahun lebih sudah berlalu, saat drama maut itu ditimpakan atas seorang bocah putri yang kemudian telah mengentak kesadaran nurani manusia di bumi ini sebagai tanda keprihatinan dan...

Lampu Merah Ketimpangan Ekonomi di Negara Pancasila

Selasa, 28 Feb 2017 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Mengapa Negara Pancasila harus ditancapkan pada judul “Resonansi” ini? Mengapa tidak hanya cukup menyebut Negara Indonesia saja? Alasannya terang benderang, karena sila kelima Pancasila yang berbunyi “Keadilan sosial...

Tanggapan tanpa Kebencian

Selasa, 21 Feb 2017 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Penulis “Resonansi” ini tentu merasa bersyukur karena hampir selalu mendapat tanggapan, ada yang sedikit panjang ada pula yang singkat, dari para pembaca budiman yang dimuat di forum komentar...

Yogyakarta Harus Istimewa dalam Keadilan Sosial

Senin, 20 Feb 2017 05:12 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Mantan ketua umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif mengatakan provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hendaknya tidak hanya istimewa dari segi pemerintahannya saja. Tapi juga...

Demagog, Demagogi, dan Kerentanan Massa

Selasa, 14 Feb 2017 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Berasal dari bahasa Yunani, demos berarti rakyat, agógos berarti pemimpin/penghasut, maka demagog adalah pemimpin atau penghasut politik yang pandai membakar naluri massa/gerombolan untuk meraih tujuan-tujuan tertentu. Demagogi adalah...

Memudarnya Idealisme

Selasa, 07 Feb 2017 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Idealisme dalam konteks tulisan ini adalah sebuah cita-cita suci dan mulia untuk kepentingan masa depan kita semua, demi merawat kebinnekaan Indonesia sebagai salah satu tonggak bagi keutuhan bangsa dan...

Antara Jongos dan Tuan

Selasa, 31 Jan 2017 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Dulu penjajah Belanda memanggil pelayan atau pesuruh laki-lakinya sebagai jongos. Dalam perkembangan kebahasaan, kemudian sebutan itu juga berlaku untuk kaum perempuan. Tidak ada yang salah bekerja sebagai jongos karena...

Jumlah Besar Jadi Beban Sejarah

Selasa, 24 Jan 2017 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Sekiranya diizinkan mengerang, saya akan lakukan siang dan malam, tetapi agama melarangnya. Tidak ada manfaatnya mengerang dan meratap panjang, tanpa berbuat sesuatu kebajikan untuk semua, betapa pun kecil...

Krisis Politik di Turki (IV)

Selasa, 17 Jan 2017 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Di mata Burak, hanya tersedia dua kemungkinan bagi masa depan politik Turki: berlakunya sebuah sistem dinasti atau hancur. Tidak difikirkan kemungkinan ketiga: terciptanya sebuah kompromi politik—sebagaimana yang saya sarankan—,...

Krisis Politik di Turki (III)

Selasa, 10 Jan 2017 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Quo vadis Turki bawah Erdogan? Baru sekitar 14 tahun Partai AKP mendominasi panggung politik Turki, kini mulai bermunculan pertanyaan tentang hari depan republik ini. Ketika terjadi pergolakan di dunia Arab...

Krisis Politik di Turki (2)

Rabu, 04 Jan 2017 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Sisi gelap akibat konflik dalam sistem kekuasaan sepanjang sejarah, khususnya di dunia Muslim, sudah banyak dibicarakan para ahli. Karya Prof. Mahmoud M. Ayoub di bawah judul: The Crisis of...

Krisis Politik di Turki (I)

Selasa, 27 Des 2016 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Sembilan tahun yang lalu, di sebuah majalah mingguan di Jakarta saya menulis sebuah kolom di bawah judul: “Islam di Tangan Erdogan.” Saat itu saya sangat berharap di bawah Erdogan...

Ka'bah, Abraj Al-Bait, dan Protes Kaum Sufi

Selasa, 20 Des 2016 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Sebenarnya sudah cukup lama dunia Muslim mengamati dengan getir proses penghancuran situs-situs sejarah oleh rezim Wahabi Saudi, baik di sekitar Makkah atau pun di sekitar Madinah, dua kota suci...

Konflik Politik dan Sektarianisme Arab Muslim (Mungkinkah Keluar dari Kotak?)

Selasa, 13 Des 2016 06:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, Jika ditinjau dari sisi ajaran Alquran tentang merebaknya konflik politik dan sektarianisme berkepanjangan di dunia Muslim dalam skala kecil atau skala besar, kita akan gagal menemukan satu ayat pun...