Kamis , 07 Januari 2016, 14:56 WIB

Kawasan Wisata Paris Ini Akan Bebas Mobil Satu Bulan Sekali

Rep: Adysha Citra R/ Red: Indira Rezkisari
wikimedia
Kawasan Champs-Elysees di Paris, Prancis.
Kawasan Champs-Elysees di Paris, Prancis.

REPUBLIKA.CO.ID, Champs Elysees merupakan jalan raya sepanjang 1,9 kilometer yang terkenal di Paris karena menghubungkan objek wisata Place de la Concorde dan Monumen Arc de Triomphe. Jalan raya ini semakin menarik karena sepanjang jalan membentang, terdapat banyak pemandangan cantik yang menyegarkan mata.

Hanya saja, pemandangan cantik tersebut sedikit sulit dinikmati karena kemacetan di beberapa titik yang populer bagi wisatawan. Kemacetan tersebut seringkali disebabkan oleh bus wisatawan yang berjejer di pinggir jalan untuk memberi kesempatan turis berfoto-foto.

Untuk membuat Champs Elysees nyaman dinikmati wisatawan lokal dan juga mancanegara, pemerintah daerah setempat memutuskan untuk menutup jalan Champs Elysees bagi mobil setiap satu bulan sekali. Rencananya, Hari Bebas Mobil di kawasan Champs Elysees ini akan mulai dilaksanakan pada April mendatang.

Tak hanya itu, Wali Kota Anne Hidalgo juga menyatakan bahwa satu dari dua taman Paris akan mulai dibuka selama 24 jam penuh. Rencana ini juga akan mulai direalisasikan pada April mendatang, bersamaan dengan rencana Hari Bebas Mobil di Champs Elysees.

Tindakan ini sekaligus mendorong pengurangan polusi udara yang saat ini menjadi permasalahan besar di Paris dan beberapa kota Prancis lainnya. Secara periodik, udara di wilayah tersebut terkontaminasi dengan partikel-partikel kecil yang jika terhirup dapat menembus ke dalam paru-par dan sistem peredaran darah. Jika terlalu lama, partikel tersebut dapat menyebabkan kanker.

World Health Organization (WHO) bahkan mencatat bahwa polusi udara di berbagai kota Prancis menjadi penyebab dari kematian dini 42.000 jiwa dalam satu tahun. Pada Maret 2015 lalu, Pemerintah Prancis bahkan sempat menerapkan peraturan untuk mengurangi penggunaan mobil di jalanan Paris dengan menggunakan sistem plat nomor genap dan ganjil pada saat peristiwa kabut berbahaya melanda, dikutip Malay Mail Online, Kamis (7/1).

(baca: Liburan Sendirian? Ini Tips Agar Perjalanan Anda Penuh Warna)