Kamis , 06 December 2012, 21:50 WIB

Meski Bermotif Batik, Tekstil Cina Dinilai Bukan Batik Sejati

Red: Ajeng Ritzki Pitakasari
Republika/Adhi Wicaksono
Batik Pekalongan
Batik Pekalongan

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA--Tekstil kerajinan asal Cina bermotif batik tidak bisa digolongkan sebagai batik karena proses pembuatannya tidak memenuhi unsur produk kerajianan batik. Penilaian itu disampaikan Kepala Bidang Pengembangan Jasa Teknis Balai Besar Kerajinan dan Batik Yogyakarta, Handoyo.

"Motifnya memang batik tapi karena proses pembuatannya tidak memenuhi unsur-unsur pembuatan batik melainkan dibuat dengan printing sehingga hanya bisa disebut tekstil bermotif batik,"katanya di Yogyakarta, Kamis (6/12).

Menurut Handoyo, selama ini banyak anggota masyarakat beranggapan bahwa tekstil motif batik produk kerajinan Cina merupakan batik seperti halnya batik di Indonesia.

Namun demikian, kata dia, motif  tekstik Cina tersebut berbeda dengan batik-batik khas pesisir seperti yang ada di Lasem, Jawa Timur serta Cirebon, Jawa barat yang mengadopsi unsur Cina sebagi motif.

"Pedagang-pedagang dari Cina yang berlabuh di pesisir Pulau Jawa pada waktu itu memberikan pengaruh besar terhadap kebudayaan setempat termasuk dalam motif batik,"katanya.

Hingga saat ini, kata dia, kalaupun ada pembuatan batik di Cina,fenomena tersebut baru sekedar hobi beberapa orang pecinta batik yang belum bisa dimasukkan dalam segmen industri.

Sumber : Antara