Sabtu, 15 Rajab 1434 / 25 Mei 2013
find us on : 
  Login |  Register

Minister: No single island sold to foreigner

Saturday, 08 September 2012, 23:37 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - The Minister of Marine Affairs and Fisheries Sharif Cicip Sutardjo said government had implemented tight guard towards all islands in Indonesia. "No one can work here without permission," Cicip said on Friday.

The statement was made related to the allegation that two islands in Indonesia, Gambar Island in Java and Gili Nanggu Island in Lombok, were sold to foreign party. The islands are managed by two certified entrepreneurs and occupied by 18 families working for tourism facilities. The local government and official notary, he said, would be the parties that responsible if the islands were sold.

Earlier, some reports in the media stated that two islands Indonesia, Gambar and Gili Nanggu, were for sale in the internet through www.privateislandonline.com. Gambar Island, with 2.2 hectare are, is offered for 6.8 billion IDR, while Gili Nanggu Island, 4.99 hectare, is 9.9 billion IDR. According to the site, the owner of Gili Nanggu offered the island including 10 cottages, seven bungalows, one restaurant, minibar, rooms, and turtle breeding.

Reporter : Satya Festiani
Redaktur : Yeyen Rostiyani
Sumber : Antara
411 reads
Rasulullah SAW melarang membunuh hewan dengan mengurungnya dan membiarkannya mati karena lapar dan haus.((HR. Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Cukup 90 Hari, Cina Bangun Tower Tertinggi di Dunia
CHANGSA--Rencana perusahaan Cina, Broad untuk membuat gedung tertinggi di dunia dalam waktu tiga bulan saja bukanlah isapan jempol belaka. Rencana itu...