Sabtu, 15 Rajab 1434 / 25 Mei 2013
find us on : 
  Login |  Register

A granade thrown at police station

Sunday, 19 August 2012, 23:55 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO - A granade thrown by unknown people exploded last night at a police station on the eve of Idul Fitri, the end of Islamic fasting month, in the Central Java city of Solo but no one was injured , police said. The incident at the Gladak police station, followed a recent shooting at the Gemblengan police station in the city injuring two police officers, city mayor Joko Widodo said on Sunday morning.

The granade throwers riding a motorcycle apparently wanted to terrorize the people, Joko said. "I wonder why people wanted to terrorize Solo," he said.

Joko is a potential candidate to win the an election next month for a new governor of Jakarta, facing incumbent Fauzi Wibowo.

Joko asked the people to remain calm in celebrating Idul Fitri. City police chief Coms Asdjima`in said the incident is still investigated. Police suspected the two incidents targeting police this months were related.

 

 

 

Redaktur : Yeyen Rostiyani
Sumber : Antara
262 reads
Ada seorang lelaki berkata kepada Nabi SAW: "Berilah aku nasihat!" Beliau menjawab: "Jangan marah" Orang itu berulangkali meminta supaya dirinya dinasihati, maka Rasulullah SAW tetap mengatakan: "Jangan marah!" (HR. Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Cukup 90 Hari, Cina Bangun Tower Tertinggi di Dunia
CHANGSA--Rencana perusahaan Cina, Broad untuk membuat gedung tertinggi di dunia dalam waktu tiga bulan saja bukanlah isapan jempol belaka. Rencana itu...