Selasa, 11 Rajab 1434 / 21 Mei 2013
find us on : 
  Login |  Register

ICRC: Indonesia must urge Myanmar to recognize Rohingya

Sunday, 05 August 2012, 23:12 WIB
Komentar : 0
Republika/Agung fatma Putra
A number of protestor was hold a rally to support Myanmar...
A number of protestor was hold a rally to support Myanmar...

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Indonesian role to receive the Rohignya refugees was considered as the right act, said a member of ASEAN ICHR, Rafendi Djamin. He explained international law regulation forbade the refusal towards refugee of conflict or war.

Yet, he said Indonesian act was not enough. Indonesia is urged to encourage Myanmar to recognize Muslim Rohingya. "ICHR  urges ASEAN to push Myanmar to revise the regulation of citizenship," Djamin said.

ICHR is drafting a convention which will unite ASEAN in a regulation of citizenship. Thus, everyone will have citizenship. "ICHR cannot push Myanmar without ASEAN's help," he said.

Myanmar President statement, which would expel 700,000 Muslim Rohingya, he continued, was violation towards international convention on civil rights. But, in de jure, Myanmar was not the country which ratified the convention. "Indonesia has a chance to bring this problem to ASEAN as Indonesia has close relationship with Myanmar," he said.

 

 

 

Reporter : Satya Festiani/Bambang Noroyono
Redaktur : Yeyen Rostiyani
Sumber : Antara
914 reads
Rasulullah saw. bersabda: Janganlah engkau berdusta mengatasnamakan aku, karena sesungguhnya orang yang berdusta atas namaku, maka ia akan masuk neraka.(HR. Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Alhamdulillah, Malawi Bangun Universitas Islam Pertama
LILONGWE---Muslim Malawi tak lama lagi akan membuka Universitas Islam pertama di negara itu. Pembangunan kampus ini diharapkan dapat mempromosikan pendidikan modern dikalangan Muslim. Pembangunan...