Sunday, 16 Rajab 1434 / 26 May 2013
find us on : 
  Login |  Register

Minister: Indonesia signs MoU on solar power

Tuesday, 12 June 2012, 21:18 WIB
Komentar : 0
Antara/Rosa Panggabean
Solar panel is on display at an exhibition in Jakarta, recently. (illustration)
Solar panel is on display at an exhibition in Jakarta, recently. (illustration)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - The Minister of Energy and Mineral Resources, Jero Wacik, stated that he had signed the memorandum of understanding on the procurement of solar power for domestic consumption with Sharp Corporation. "Sun is sustainable energy resource. There is no other ways to push the dependency of fuel (fossil fuel –ed)," Wacik said on Tuesday.

Government and Sharp will use the model from Thailand as the country can build solar power plant in 150-hectare area which produces 75 mega watts (MW) electricity. "We are making a model for 10 hectare," Wacik said, Even though it is only producing 5 MW, it will be an important step for energy diversification. The building will be started on 2013 with the street lamps as the first customer of the project.

 

 

 

 

 

Reporter : Sefti Oktarianisa/Satya Festiani
Redaktur : Yeyen Rostiyani
926 reads
Tiada beriman kepadaku orang yang bermalam (tidur) dengan kenyang sementara tetangganya lapar padahal dia mengetahui hal itu. ((HR. Al Bazzaar))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Cukup 90 Hari, Cina Bangun Tower Tertinggi di Dunia
CHANGSA--Rencana perusahaan Cina, Broad untuk membuat gedung tertinggi di dunia dalam waktu tiga bulan saja bukanlah isapan jempol belaka. Rencana itu...