Senin , 21 December 2015, 02:43 WIB

Muhammadiyah akan Kembangkan Usaha Sektor Ekonomi dan Bisnis

Rep: Dyah Ratna Meta Novia/ Red: Nur Aini
Antara
Logo Muhammadiyah.
Logo Muhammadiyah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Muhammadiyah  Bidang  Ekonomi Anwar Abbas mengatakan, terdapat dua pilar yang sudah kuat di  Muhammadiyah yakni pendidikan dan kesehatan.

"Setiap kali ada yang menyebut kata Muhammadiyah, orang akan ingat   perguruan tinggi dan rumah sakit milik Muhammadiyah," katanya, akhir pekan ini.

Berdasar hasil Muktamar Muhammadiyah di Makkasar, terang dia, Muhammadiyah siap menegakkan pilar Muhammadiyah yang ketiga yakni ekonomi dan bisnis. Bentuk bisnisnya sedang digodok majelis ekonomi tingkat pusat.

"Nanti akan ada Muhammadiyah business tower. Kalau ekonomi dan bisnis Muhammadiyah kuat, maka hasil dari bisnis bisa digunakan untuk memperbaiki sekolah-sekolah Muhammadiyah, bisa juga untuk dana dakwah Muhammadiyah," terang Anwar.

Muhammadiyah akan membangun ekonomi organisasi, pengurus, anggota, umat, dan bangsa. Menurutnya, ini harus dilakukan secara serentak.

"Muhammadiyah bisa membangun PT. Misalnya 100 persen saham milik Muhammadiyah atau Muhammadiyah jadi  pemegang saham mayoritas di PT," ungkapnya.

Perseroan terbatas itu juga bisa bukan milik Muhammadiyah tetapi milik pengurus atau anggota yang didukung Muhammadiyah. Namun PT tersebut harus berkomitmen melakukan zakat, infak, sedekah untuk  kepentingan umat. Hal itu misalnya menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR)nya untuk membiayai pengentasan kemiskinan.