Saturday, 15 Rajab 1434 / 25 May 2013
find us on : 
  Login |  Register

Imam Masjidil Aqsha visits Indonesian boarding school

Saturday, 07 July 2012, 23:47 WIB
Komentar : 0
Antara/Indriani
Imam Al-Aqsha Mosque, Sheikh Ali Omar Yacob Al Abbasi, delivers his message in the last day of International Conference for the Freedom of Al Quds and Palestine, in Bandung, West Java, on Thursday.
Imam Al-Aqsha Mosque, Sheikh Ali Omar Yacob Al Abbasi, delivers his message in the last day of International Conference for the Freedom of Al Quds and Palestine, in Bandung, West Java, on Thursday.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Imam Masjidil Aqsha, Sheikh Ali Omar Yacob , will visit a boarding school, Pesantren Al Fatah in Cileungsi, Bogor, West Java, after attending the International Conference for the Freedom of Al-Quds and Palestine in Bandung. Sheikh Al Abbasi will deliver a sermon before 12,000 Indonesians gathered in the Pesantren following the invitation from the Chairman of Pesantren Al-Fatah, H Muhyiddin Hamidy.

According to the spokesman of Pesantren Al Fatah, Ali Farkhan, Sheikh Al Abbasi  will be accompanied by other Palestinian figures, including Dr. Ribhi Halloum Hijazi, the coordinator of Global March to Jerusalem (GMJ).

This event will also be used to socialize the results of the conference. "The conference appoints him as a leader of Masjidil Aqsha liberation," Farkhan said.

Pesantren Al-FAtah has more than 23 pesantren in Indonesia, such as in Aceh, Lampung, East Kalimantan, and Maluku. There are at least 30,000 people studying in the pesantren.

Reporter : Heri Ruslan/Satya Festiani
Redaktur : Yeyen Rostiyani
615 reads
Sebaik-baik menjenguk orang sakit adalah berdiri sebentar (tidak berlama-lama) dan ta'ziah (melayat ke rumah duka) cukup sekali saja.((HR. Ad-Dailami))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Cukup 90 Hari, Cina Bangun Tower Tertinggi di Dunia
CHANGSA--Rencana perusahaan Cina, Broad untuk membuat gedung tertinggi di dunia dalam waktu tiga bulan saja bukanlah isapan jempol belaka. Rencana itu...